1. target

    langsung saja, jadi begini.

    nilai-nilai smester sudah keluar, hampir semuanya. till this time, my PIK’s score still unavailable in my student portal -.-.

    so, here’s the things,

    dari awal diterima teknik kimia unpar. i already had my own target. my GPA’s score must be > 3,5. mungkin dulu saya terlalu bermimpi dan berangan-angan. impian saya ip > 3,5 , lulus cumlaude, 3,5 tahun, ikut himpunan/ LKM/ MPM/ unit, dan langsung bisa bergerilya di gedung-gedung pencakar langit, terutama gedung PT. UNILEVER Tbk, as a formulation development, cantik, muda, sukses, dengan high heels yang setiap ketukannya berjalan membuat pegawai saya takut.

    ya silahkan tertawakan target, atau mungkin impian saya yang bagaikan punduk merindukan bulan wes wes wes.

    itu tidak sekedar mimpi, saya punya emosi entah rasa iri, marah atau egois yang sedikit banyak menguasai diri saya hingga saya bisa memimpikan hal semacam itu. salah satunya, saya tidak ingin kalah dengan teman teman saya yang kuliah di Jl Ganeca no 10, saya gamau keputusan saya masuk teknik kimia dianggap sebagai keputusan asal yang mengandalkan emosi dan senang sesaat, saya ingin membuktikan bahwa untuk menjadi sukses terkadang kita harus melawan arus.

    iya saya labil, udah labil egois ngotot dan ngoyo.

    ketika ospek jurusan, satu mimpi saya hilang begitu saja. ya mimpi lulus 3,5 tahun. ternyata di teknik kimia unpar, laboratorium dan fasilitas nya masih terbatas sehingga paling cepat ya lulus 4 tahun. kemudian seiring berjalannya kehidupan saya di teknik kimia dan wejangan dari para senior, saya mulai mengukur dan melihat impian saya yaitu IP > 3,5 dan cumlaude itu ya kurang realistis di unpar. standar nilainya terlalu tinggi. it’s so hard for us to get an A score.

    jikalau di ITB , A itu adalah 70 dan ada nilai AB, BA, dsb. maka di unpar A=80. tanpa nilai pertengahan AB, BA, dsb. jadi kalau nilai ujianmu 69,99 ya masuknya tetep C, bukan dibulatkan jadi B atau dapet reward AB kaya di ITB.

    begitu masa perkuliahan berlangsung, saya menyadari kalau mimpi saya masuk kegiatan organisasi juga sulit untuk dicapai, saya sudah mendaftar untuk unit listra. seperti unit tarian saman tetapi ada permainan gamelan dsb. tetapi laporan-thingy teramat menyita waktu saya. jangankan untuk ikut unit. untuk tidur pun paling hanya 2,5 jam sehari. sehingga dengan berat hati saya melepaskan unit listra bahkan sebelum mencobanya sama sekali.

    kemudian, saya saat ini mendapat amanah menjadi salah satu koordinator divisi untuk kepanitiaan temu akrab teknik kimia unpar 2011, yaitu divisi konsumsi. dan as i ever said in my previously post before, saya kira saya bukan orang yang baik dalam bidang organisasi. mengajak kerja sama anggota saja saya tidak bisa. saya seperti tidak memiliki mental pemimpin, mirisnya mental saya ini ya mental pekerja.

    menjadi kordiv saja saya sudah teramat muak. tapi terkadang semangat untuk ikut LKM/ himpunan masih naik turun. kadang bertekad pengen, kadang ga pengen sama sekali. untuk LKM saya tidak berharap banyak, tapi untuk himpunan, ya saya harus punya nilai jual lebih, suka tidak suka saya harus mencoba ikut himpunan. tapi ya itu semua masih tergantung nanti semester 3.

    impian terakhir saya adalah berkerja di gedung-gedung pencakar langit. tetapi wejangan dari salah satu aslab bilang kalau lulusan teknik kimia unpar memang masih kurang diperhitungkan di kancah  industri, tetapi hal itu tidak terlalu mengganggu saya, ayahanda saya selalu bilang :

    merk memang ITB menang, tapi soal kualitas, tunggu dulu, asalkan kamu punya nilai jual lebih dibandingkan orang kebanyakan, insya Allah, papa mama yakin ayu bisa

    jadi selama masa perkuliahan semester 1 ini berlangsung, saya merombak mimpi dan target saya menjadi lebih realistis. saya berubah menjadi orang yang menjalani apa yang ada di depan mata saya sebaik mungkin dan semaksimal mungkin. target-target yang hanya terkesan sebagai bunga tidur  ya mulai saya lupakan. saya mengganti target saya menjadi sangat simpel. 

    semester ini, IP saya harus mencapai 3,00 

    dan saya tidak main-main dengan target ini. saya sadar saya tidak bisa menjamin uas saya bagus biarpun nilai uts saya memuaskan, sehingga saya terus memaksimalkan nilai tugas saya. dan ternyata nilai uas saya turun. sangat amat turun. untungnya nilai tugas saya sangat maksimal, dan nilai uts sangat membantu.

    Alhamdulillah, saya mencapai lebih dari 3,00. sekitar 3,2 saat ini (belum tau nilai PIK soalnya). 

    Alhamdulillah, bisa tidur nyenyak di sisa liburan ini. Alhamdulillah

    jadi, bagi saya target adalah sesuatu yang kita tentukan sendiri. gagal ya kalau tidak tercapai. berhasil ya kalau dicapai. saya tidak gagal hanya karna nilai orang-orang mencapai diatas target saya. dan saya belum tentu berhasil jiga nilai orang-orang dibawah target saya.

    target smester 2 ini adalah :

    merubah sistem belajar, strategi belajar dan mempertahankan dan meningkatkan yang kemarin . saya cuma ingin 3,00. dan tugas saya sebagai kordiv konsum berhasil. 

    ‘Hasbunallahu wa ni’mal wakiil - ‘Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung.”

    sukses,

    Ayu